Kata Hidroponik saat ini sering kita jumpai, baik itu dari
mulut ke mulut ataukah kita sering mendengar kata itu dari media sosial
sekalipun. Kata Hidroponik sebenarnya berasal dari bahasa Yunani kuno yaitu “hidro”
yang berarti air dan “ponics” yang artinya daya atau tenaga atau tenaga kerja.
Jadi, dapat kita simpulkan bahwa Hidroponik ialah menanam dengan menggunakan
media air tanpa menggunakan tanah. Tanaman Hidropik ini tidak hanya menggunakan
air sebagai media pengganti tanah dan bertanam dengan pasir, pecahan batu dan potongan
kayu juga bisa digolongkan tanaman Hidroponik yaitu menanam tanpa menggunakan
tanah.
Ini terobosan baru yang mulai banyak digemari oleh ibu-ibu
rumah tangga dikarenakan mempunyai banyak manfaat. Manfaat yang bisa kita
peroleh dalam menanam tanaman Hidroponik ini tidak hanya untuk menghijaukan
pekarangan rumah tapi kita juga bisa membuat kebun mini dirumah yang bisa
ditanami tanaman seperti menanam tomat dengan cara Hidroponik ini. Sudah banyak
yang menanam buah tomat dengan cara ini dan hasilnya segar dan memuaskan.
Menanam dengan cara hidroponik ini juga
bisa menghemat ruang karena bisa ditanam
dengan cara di gantung ataukah di susun menggunakan sandaran kayu. Tidak
hanya bisa di tanam di luar pekarang saja tapi tanaman ini juga bisa jadi
hiasan di dalam rumah anda. Untuk jenis tanaman di dalam rumah, anda cukup
menanam jenis bunga dan meletakkannya di sudut ruangan atau jadikan hiasan di
atas meja untuk mempercantik rumah anda.
Untuk menghemat biaya, anda bisa menggunakan bahan-bahan
bekas untuk tanaman Hidroponik atau untuk dijadikan vas bunga. Bahan-bahan yang
banyak digunakan untuk menanam tanaman Hidroponik ini yaitu Botol bekas yang di
bela menjadi dua untuk wadah air bahkan sebagai vas tanaman hias sekalipun dan
ember bekas yang berwarna warni.
Untuk anda yang belum paham tentang bagaimana cara membuat
wadah atau vas bunga yang baik untuk tanaman Hidroponik ini. Berikut
langkah-langkahnya :
1.
Siapkan sebuah botol bekas
yang telah dicuci bersih (ini agar botol bebas dari bau busuk) dan hilangkan
penutup dari botol tersebut.
2.
Belah dua botol bekas tersebut
dan pisahkan antara belahan bagian atas (bagian atas botol yang memakai
penutup) dan bagian belahan bawah.
3.
Kemudian gabungkan kedua
belahan itu dengan cara balik bagian botol bagian atas (bagian atas botol yang
memakai penutup) menghadap kebawah dan masukkan atau gabungkan kedalam bagian
botol belahan bawah.
4.
Setelah botol membentuk
sebuah wadah atau vas yang unik menurut anda, isikan dengan air sekitar ½
bagian dari wadah atau vas bisa juga lebih, ini disesuaikan dengan jenis
tanaman yang di tanam secara Hidrolik.
5.
Masukkan tanaman yang anda
ingin tanam secara Hidrolik ke dalam wadah atau vas yang berisi air yang telah
di buat.
6.
Untuk lebih mempercantik
wadah atau vas, anda bisa mewarnai wadah atau vas yang telah anda buat dengan
gambar yang semenarik mungkin sesuai selera anda.
7 7.
Untuk tanaman jenis
komsumsi seperti anggur atau tomat bisa anda letakkan di luar ruangan karena
jenis tanaman ini memerlukan pancaran sinar matahari untuk tumbuh dan untuk
jenis tanaman hiasan seperi bunga, anda lebih baik meletakkan di dalam rumah
sebagai hiasan sudut rumah anda bahkan menjadi tanaman hias di meja anda.







0 komentar:
Posting Komentar